Feeds:
Pos
Komentar

Rumah Sakit Umum Massenrempulu menerima Bantuan alat Pemeriksa Kesehatan berupa alat alat rontgen 4 dimensi yang diperoleh dari bantuan pemerintah pusat dan alat perlengkapan medis lainnya termasuk alat laundry dengan total keseluruhaan mencapai puluhan miliar bantuan ini di terima oleh Direktur RSU Siswandi didampingi Kasie Radiologi Sutrisno di RSU Masserempulu.“RSUD Massenmrempulu merupakan RSUD pertama yang memiliki rontgen 4 dimensi. Dengan sistem 4 dimensi maka pasien bisa dilihat kondisi hasil rontgen secara utuh tidak lagi dengan model klise seperti dulu,” ujar Sutrisno. “Bukan itu saja, dengan alat canggih ini bisa disambungkan langsung ke media komputer dengan sistem LAN untuk bisa digunakan ataupun dilihat oleh dokter ahli lainnya,”katanya. Lanjut Baca »

.:: RSUM ::.

Rumah Sakit Umum Daerah Massenrempulu ( RSUM) adalah Rumah Sakit  milik Pemerintah Daerah Kabupaten Enrekang dengan  luas bangunan  7.888 M² dan memiliki Kapasitas 180 tempat Tidur. Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan maka pada tahun 2006, Kelas RSU Massenrempulu meningkat dari Kelas D menjadi Kelas C.

Tahun 2008 Rumah sakit Umum Daerah Massenrempulu mendapat pengakuan dari Departemen Kesehatan RI sebagai Rumah Sakit  yang telah memenuhi standar pelayanan rumah sakit yang meliputi : Administrasi Manajemen, Pelayanan Medis, Pelayanan Gawat Darurat, Pelayanan Keperawatan dan Pelayanan Rekam Medik  dengan status  Terakreditasi penuh tingkat pelayanan dasar.

Sebagai sarana  pelayanan publik di bidang kesehatan, Rumah Sakit Umum Daerah Massenrempulu  memiliki peran yang sangat strategis dalam upaya mempercepat peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Enrekang. Peran strategis ini diperoleh karena Rumah Sakit dituntut menjalankan multi fungsi  pelayanan kesehatan   yaitu sebagai pusat rujukan  pelayanan medik,  Pelayanan non medik, Pelayanan penunjang medik, Pelayanan rehabilitasi medik dan pengembangan ilmu pengetahuan bidang kesehatan. Peran multi fungsi tersebut menjadi  tantangan bagi pembaharu  di bidang kesehatan mengingat timbulnya perubahan – perubahan epidemiologi penyakit,  perubahan struktur demografis, perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi, perubahan struktur sosio-ekonomi masyarakat, pelayanan yang lebih bermutu, ramah,dan sanggup memenuhi kebutuhan mereka yang menuntut perubahan pola pelayanan kesehatan di Kabupaten Enrekang.

Tugas Pokok Rumah Sakit Umum Massenrempulu adalah memberikan   pelayanan kesehatan tingkat rujukan yang paripurna, bermutu, terpadu, serta terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

Fungsi Rumah Sakit Umum Daerah Massenrempulu adalah :

  1. Pelaksanaan  Pelayanan Medik
  2. Pelaksanaan Pelayanan Penunjang Medik
  3. Pelaksanaan Rehabilitasi Medik
  4. Pelaksanaan Asuhan Keperawatan
  5. Pelaksanaan Sistem Rujukan
  6. Pelaksanaan Administrasi Keuangan
  7. Tempat Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Bidang Kesehatan

Untuk mendukung agenda pembangunan yang telah ditetapkan dalam RPJM Kabupaten Enrekang, maka Rumah Sakit Umum Daerah Massenrempulu menetapkan tujuan sebagai berikut :

”Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat Melalui Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Yang Berkualitas”

Berdasarkan tujuan yang telah ditetapkan diatas maka RSUD Massenrempulu menetapkan sasaran dan target sebagai berikut :

    1. Meningkatnya cakupan layanan kesehatan
    Sasaran yang ditetapkan adalah
    a. Meningkatnya jumlah kunjungan pasien rawat jalan dari 13.206 menjadi 15.200 kunjungan.
    b. Meningkatnya jumlah kunjungan pasien rawat inap dari 4093 menjadi 5525 kunjungan.
    c. Meningkatnya jumlah kunjungan rawat darurat menjadi 3.167 kunjungan.
    d. Meningkatnya angka pemanfaatan tempat tidur ( BOR ) dari 65 % menjadi 75,1%
    e. Meningkatnya jumlah pasien miskin yang terlayani dari 5.876 menjadi 8.814 pasien.
    2. Meningkatnya kualitas layanan kesehatan di RS
    Sasaran yang ditetapkan adalah :
    a. Meningkatnya alat kesehatan / kedokteran yang beroperasi sesuai standar (95%)
    b. Meningkatnya persentase penyediaan obat esensial generik atas semua persediaan obat di RS dari 88,2 % menjadi 98,5%
    c. Meningkatnya jumlah tenaga ahli bagi kalangan dokter dan Paramedis di RS menjadi 8 dokter ahli.
    d. Menurunnya angka kematian ibu melahirkan di RS dari 0,24 % menjadi 0 %
    e. Menurunnya jumlah angka kematian bayi di RS dari 3,8% menjadi 2,0%
    f. Menurunnya angka infeksi Nosokomial di RS dari 15,4 % menjadi 5,5%
    g. Meningkatnya tingkat kepuasan pelanggan ( 95%)



Strategi

Strategi mengacu pada agenda program yang akan disiapkan untuk menangani sasaran dan target.yang telah dirumuskan yaitu :
1. Meningkatkan pelayanan kesehatan yang murah dan berkualitas
2. Meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pelayanan kesehatan
3. Meningkatkan promosi kesehatan.
4. Menerapkan manajemen sumber daya kesehatan dan pengelolaan Rumah Sakit yang profesional
5. Mengembangkan sumber daya manusia RS melalui pendidikan keahlian dan pengembangan skil bagi dokter dan paramedis.
6. Meningkatkan cakupan layanan kesehatan pada semua unit pelayanan

KEBIJAKAN


Kebijakan mengacu pada agenda pembangunan yang telah ditetapkan dalam RPJMD sebagai acuan dalam pemetaan program dan kegiatan di RS Massenrempulu yaitu :
1. Peningkatan kualitas pengelolaan kesehatan
2. Peningkatan kualitas sarana dan prasarana kesehatan
3. Peningkatan kinerja kelembagaan pemerintahan daerah yang transparan dan akuntabel
4. Penataan manajemen sumber daya kesehatan dan pengelolaan Rumah sakit yang profesional
5. Peningkatan produktifitas dan kinerja aparatur pemerintah daerah

 

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.